Rabu, 15 Februari 2012

Sakit Langka, Gadis Ini Alergi Ciuman

hyukmariitasehat.blogspot.com - Rachel Prince, 24, belum pernah merasakan nikmatnya ciuman. Bukan karena tak punya kekasih. Tapi, lantaran alergi dengan zat cair, termasuk air liur kekasihnya, Lee Warwick, 26.

Bersentuhan dengan air liur orang lain akan membuat gadis asal Ripley, Derbyshire, Inggris, ini kesakitan luar biasa. Muncul ruam kemerahan disertai rasa gatal bercampur perih, seperti luka bakar di sekeliling bibir.

"Cukup menyedihkan tak bisa berciuman, karena jujur aku selalu ingin menikmati kedekatan dan keintiman dengannya. Bahkan, ketika dia mencium pipi, aku harus segera menghapusnya sebelum reaksi alergi muncul," ujarnya, seperti dikutip Daily Mail. 
Rachel Prince
Prince mengalami kondisi yang disebut aquagenic urticaria. Tak hanya menghalanginya ciuman, sakit langka ini juga membuatnya tak boleh berenang, berkeringat, berdarah, menangis, dan mandi terlalu lama. Minum air dingin bahkan segera membuat tenggorokannya membengkak.

Mandi menjadi aktivitas paling menyiksa dalam hidupnya. Walau hanya bersentuhan dengan air beberapa menit, ia harus segera berbaring beberapa waktu untuk memulihkan ruam dan gatal yang menyakitkan. 

Siksaan itu mulai terasa saat Prince berusia 12 tahun. "Saya dulu suka berenang dan berlibur ke laut, tapi sekarang saya tidak bisa melakukan itu lagi. Seiring bertambah usia, reaksi yang muncul juga terasa semakin parah," ujarnya.

Seseorang dengan aquagenic urticaria pada dasarnya alergi terhadap zat cair. Saat terjadi kontak dengan air, darah, keringat, atau air mata, ia akan merasa sakit luar biasa disertai gatal-gatal tak tertahankan. Rasa seperti terbakar ini menyebar di sekitar area kulit yang terkena zat cair.

Reaksi sakit biasanya berlangsung sekitar 10 menit sampai satu jam. Bisa hilang dengan sendirinya setelah berbaring beberapa saat untuk meredakan nyeri. Secara medis, kondisi ini terjadi akibat sensitivitas kulit yang sangat ekstrim terhadap kandungan zat aditif dalam air seperti klorin.

sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar