Kamis, 19 Januari 2012

Foto & Video Konser Simple Plan di Jakarta, Serta Komentar Mereka Seputar Pembajakan

hyukmariitasehat.blogspot.com - Simple Plan dengan apik menghibur penggemarnya di Istora Senayan, Jakarta, Selasa malam, 17 Januari 2012. Sekitar 20 lagu, termasuk lagu terbarunya 'Jet Lag' dibawakan dengan penuh semangat oleh band punk asal Kanada ini.

Lagu 'Jet Lag' dibawakan dengan berkolaborasi dengan Tantri 'Kotak'. Selain berkolaborasi di atas panggung, Simple Plan dan Kotak juga telah tampil bersama lewat video klip 'Jet Lag'.

Kedatangan Simple Plan di Jakarta juga dalam rangka mempromosikan album terbaru mereka berjudul 'Get Your Heart On'

Seluruh personel Simple Plan tampil sederhana, hanya mengenakan kaos dan celana jeans. Aksi panggung mereka mampu membaca kemauan penggemarnya, meski sudah tiga kali mereka tampil di Indonesia, dengan dua konser tunggal.

Dilanjutkan dengan lagu 'Can't Keep My Hands Off You', 'When I'm Gone', 'Addicted', para penonton terus bersemangat melompat sambil melambaikan tangan mereka mengikuti irama musik.

Simple Plan Memaklumi Pembajakan

PADA era digital seperti sekarang, orang  semakin mudah mendapatkan apa yg dia mau dari dunia maya. Termasuk  karya-karya para musisi. Daripada membeli CD yang cukup mahal, tak sedikit yang memilih untuk men-dowload-nya dari internet. Hanya dalam hitungan menit, puluhan judul lagu bisa langsung dinikmati.

Bukan hanya musisi Indonesia. Band internasional seperti simple plan juga merasakan albumnya diunduh fans dengan cuma-cuma.

"Sebenarnya saya lebih milih mereka mempunyai album kami, mendengarkannya, dan menyukainya," ujar
David Desrosiers, bassist Simple Plan, dalam sesi wawancara di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (17/1).
"Situasi yang berat ya untuk industri musik, karena kami (band) juga butuh biaya untuk bikin video klip, tur, bikin album, dan lain-lain," imbuhnya.

Meski begitu, David tidak mau sepenuhnya menyalahkan fansya. Dia sadar, sebagian dari mereka datang dari kalangan remaja yang belum memiliki uang sendiri untuk membeli CD original.

"Ini sulit sebenarnya, karena mungkin mereka juga tidak punya uang untuk beli. Tapi untuk kami, kami sering tur ke berbagai negara. Banyak orang yang tidak dapat membeli CD karena harganya sangat mahal, tapi selama orang bisa menikmati pertunjukan kami, I'm happy," bilang David.

Dikutip dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar